Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono

JAKARTA – Berkas perkara hajatan dengan dangdutan yang digelar di tengah pandemi Covid-19 oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) akhirnya dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dengan lengkapnya berkas tersebut, penyidik segara melimpahkan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan.

Melalui siaran pers, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa dalam waktu dekat Polri akan menyerahkan berkas perkara tahap II. Artinya, tersangka berikut dengan barang bukti akan diserahkan ke kejaksaan.

“Segera akan dilimpahkan kepada kejaksaan,” kata Argo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Wasmad Edi Susilo sendiri disangkakan melanggar Pasal 83 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan serta Pasal 216 KUHP.

Dalam hal ini, Wasmad Edi Susilo disebut mengabaikan protokol kesehatan dengan menggelar hajatan pernikahan dan sunatan disertai hiburan hingga mendatangkan ribuan orang.

“Sehingga dimungkinkan menimbulkan percepatan penyebaran Covid-19 atau klaster baru penularan. Beberapa barang bukti juga turut diamankan,” ujar Argo.

Argo menyebut bahwa Polri siap menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan guna memutus rantai penularan Covid-19.

Sejauh ini, TNI-Polri dan instansi terkait gencar melakukan Operasi Yustisi untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19, tetapi jika operasi itu dinilai belum efektif, maka Polri akan menerapkan proses hukum sesuai ketentuan undang-undang.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap melanggar hukum lantaran menggelar pesta hajatan dengan dangdutan di tengah pandemi Covid-19 dan tak mengindahkan peringatan yang diberikan pihak kepolisian.

Dalam melaksanakan hajatan pernikahan dan sunatan tersebut, tersangka mengundang ribuan tamu tanpa memerhatikan protokol kesehatan. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here