DEMAK – Melalui konferensi video (vidcon) Gubernur Jawa Tengah meminta kesiapan rumah sakit (RS) bersama tim medisnya dalam upaya penanganan Covid-19 di masing-masing daerah se-Jawa Tengah.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Guvrin Heru Putranto menyampaikan, di Kabupaten Demak mulai melibatkan 54 orang dalam pembahasan (ODP), namun setelah melewati masa inkubasi, 19 orang yang dipindahkan melalui ODP hanya 35 orang. Sementara untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) nol atau nihil. Namun, setelah melewati proses perawatan, ketiganya dinyatakan negatif.

“Sebagai kesiapan Demak dalam penanganan kasus Covid-19, antara lain menyiapkan tiga rujukan Rumah Sakit yaitu RSUD Sunan Kalijaga, Rumah Sakit Islam (RSI) NU dan RS Pelita Mranggen. Untuk masker tersedia 30 boks masker bedah dan Insya Allah cukup. Alat VTM ada enam buah harus kita ambil dari provinsi,“ jelas Guvrin saat melakukan vidcon dengan gubernur di ruang Comand Center, Senin (23/3/2020), mengutip Jatengprov.go.id.

Selain meminta kesiapan, Ganjar juga memberikan arahan dan memberikan bantuan yang dibutuhkan alat pelindung diri (APD). Kepada permintaan khusus sesuai kebutuhan.

“Usulkan permintaan sesuai kebutuhan saja, jangan gunakan aji mumpung,” tegas Ganjar.

Ganjar juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan se-Jawa Tengah untuk meminta bantuan atau meminta rumah sakit menggunakan gedung pemerintah atau ruangan besar di dalam antisipasi penyebaran Covid-19 ke depan.

“Namun saya berharap semoga cepat selesai dan tidak menambah jumlah penderitanya,” pungkasnya. (hms/why)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here