SEMARANG – Penambahan anggaran dalam APBD Perubahan 2020 Pemerintah Kota Semarang perlu dilakukan. Khususnya bagi dinas-dinas teknis yang saat ini anggarannya berkurang cukup besar akibat adanya refocussing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang Suharsono mendorong adanya penambahan anggaran dinas teknis dalam APBD Perubahan 2020 tersebut. Hal itu menurutnya, agar dana pembangunan teknis kedinasan bisa segera dipulihkan kembali.

‘’Tujuannya untuk meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat agar dapat berjalan secara maksimal,” katanya, Selasa (11/8/2020).

Untuk itu belum lama ini, dia mengatakan Komisi C telah mengundang beberapa dinas teknis terkait perubahan anggaran karena adanya refocusing.

“Dinas yang sudah kita undang misalnya DPU, Disperkim, DLH, dan beberapa dinas teknis lainnya yang berhubungan dengan infastruktur. DPU misalnya, anggarannya berkurang hampir Rp 200 miliar lebih,” jelasnya.

Lebih lanjut, Politisi PKS itu mengungkapkan, dengan dipulihkannya anggaran bagi dinas teknis tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus dapat melanjutkan pembangunan fisik yang hampir semua tertunda akibat Covid-19.

“Seperti program rumah sehat lingkungan yang anggarannya berkurang Rp 100 miliar. Paling tidak di perubahan nanti anggaran itu dikembalikan Rp 50 miliar. Sehingga dapat digunakan untuk perbaikan jalan dan kebutuhan pemukiman lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, penanganan banjir dan rob lanjut Suharsono juga wajib menjadi agenda utama dalam rencana pembangunan.

“Kami ingin mendorong supaya pemeliharaan saluran dan jalan tetap dianggarkan kembali pada APBD perubahan,” tegasnya.

Meski mendorong adanya penambahan anggaran, Suharsono menegaskan, tetap harus melihat capaian pendapatan Pemerintah Kota Semarang. Apalagi beberapa sektor pendapatan, diakui drop karena terimbas pandemi.

Dirinya menilai pendapatan dari pos Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di Kota Semarang masih cukup bagus.

“Nantinya, akan ada perhitungan secara jamak bagaimana capaiannya sampai Agustus ini dan realiasi sampai Desember mendatang,” ungkapnya.

“Kalau misal tercapai, tentu kami rekomendasikan pengembalian anggaran di beberapa dinas teknis tadi, minimal kembali 50 persen agar pembangunan bisa terlaksana,” tegasnya. (duh)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here