SEMARANG – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (Forkom-IJK) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan kepada warga Kota Semarang yang terkena dampak Covid-19.

Adapun bantuan yang diberikan Forkom-IJK yang terdiri dari Perbankan, Pergadaian, Pasar Modal, Asuransi, Perusahaan Penjaminan, Perusahaan Pembiayaan, Dana Pensiun, Modal Ventura, dan Industri Jasa Keuangan ini berupa 1.500 paket sembako.

Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Ketua Forkom-IJK Jawa Tengah, Indra Yuheri beserta pimpinan Industri Jasa Keuangan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Senin (4/5/2020). Turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut Ketua OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa

Ketua Forkom IJK Provinsi Jawa Tengah, Indra Yuheri mengatakan bantuan ini merupakan keprihatinan atas dampak yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

“Saya berharap, melalui Pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang bantuan ini bisa didistribusikan ke masyarakat yang benar-benar terdampak Covid-19, seperti driver atau ojek online maupun kelompok masyarakat lain yang kehilangan mata pencaharian,” ujarnya.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas kepedulian Industri Jasa Keuangan di Jawa Tengah yang telah berpartisipasi dalam pemberian bantuan ini.

“Melalui program restrukturisasi kredit, Industri Jasa Keuangan pun telah dan akan terus membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19,” ucapnya.

Dikatakan, untuk membantu efektifitas pelaksanaan program restrukturisasi kredit, OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY telah membuka ruang untuk memberikan informasi dan konsultasi bagi nasabah yang usahanya terdampak Covid-19 dan ingin mengajukan restrukturisasi kredit atau pembiayaan dengan menghubungi PIC Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY di nomor telepon 08112600051.

Atas bantuan dan proses restrukturisasi yang telah dilakukan Industri Jasa Keuangan tersebut, Wali kota yang akrab disapa Hendi itu menyampaikan apresiasinya serta meminta masyarakat yang terdampak Covid-19 dapat memanfaatkan program restrukturisasi kredit ini dengan sebaik-baiknya.

“Mengingat hampir seluruh maysarakat terdampak Covid-19, jadi yang masih memiliki kemampuan untuk membayar diharapkan untuk tetap dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan yang disepakati. Hal ini bertujuan agar keringanan kredit tersebut diberikan terlebih dahulu kepada debitur-debitur yang lebih membutuhkan,” kata Hendi. (Ars)

hidup 100% di era new normal sadar sehat produktif dan bahagia tanpa narkoba

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here