ilustrasi: int

MUNGKID – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang kembali bertambah dua orang pada Rabu (29/7/2020). Dua tambahan ini, sama-sama berjenis kelamin perempuan berasal dari Kecamatan Dukun dan Kaliangkrik.

Dengan tambahan dua positif tersebut, jumlah akumulasi pasien positif Covid-19 menjadi 172 orang. Rinciannya 13 orang dirawat, enam orang menjalani isolasi mandiri, 147 orang sembuh dan enam orang meninggal dunia.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, dua tambahan positif itu salah satunya berasal dari Kecamatan Dukun dan masih berusia 22 tahun.

“Ia diketahui positif, berdasarkan hasil swab tanggal 27 Juli. Sebelumnya, yang bersangkutan melakukan perjalanan dari sejumlah kota. Untuk saat ini, ia menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat dari petugas gugus tugas kabupaten, Satgas kecamatan dan desa,” katanya Rabu (29/7/2020).

Untuk satu tambahan yang lain, lanjut Nanda, juga seorang perempuan berusia 68 tahun. Ia diketahui beralamat di Kecamatan Kaliangkrik.

“Dari hasil swab tanggal 29 juli, ia dinyatakan positif. Untuk saat ini, yang bersangkutan dirawat di RSUD Tidar kota magelang,” lanjutnya.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hari ini ada satu yang meninggal. Ia merupakan warga Kecamatan Muntilan.

“Selain ada yang meninggal, hari ini juga ada empat tambahan PDP. Mereka berasal dari Kecamatan Ngluwar, Muntilan, Secang dan Pakis. Dengan tambahan satu (orang) meninggal dan empat (orang pasien) baru itu, jumlah kumulatifnya menjadi 344 orang. Rinciannya, 16 (orang) dirawat, 285 (orang) sembuh dan 43 (orang) meninggal,” jelasnya.

Sedang untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), ada dua orang yang lolos pantau. Namun demikian, di hari yang sama juga ada dua ODP baru. Sehingga total ODP yang masih dalam pemantauan, ada 12 orang.

Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika Covid-19 di Kabupaten Magelang masih ada. Terkait hal itu, pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Yakni melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan.

“Hal lainnya, mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (hms/why)

DPRD Kota Semarang Dirgahayu Republik Indonesia ke 75

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here