SEMARANG – Setelah sebelumnya Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi mendeklarasikan cinta damai dan menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme, Senin (26/10), masyarakat Semarang dan Jateng menyatakan sikap serupa.

Pernyataan masyarakat tersebut menyikapi aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang terjadi di beberapa wilayah di Jateng.

Dimana dalam aksi itu diduga disusupi oleh provokator yang tidak bertanggung jawab yang membuat aksi unjuk rasa menjadi anarkis dan berakibat rusaknya fasilitas umum. Kondisi ini difasilitasi dengan mudahnya mengakses media sosial.

Menyikapi hal itu, Kapolda Jateng menegaskan apabila masyarakat daya tangkal terhadap provokasi-provokasi rendah maka akan mudah digerakkan pada aksi yang merugikan masyarakat sendiri.

“Kalau masyarakat daya tangkalnya rendah nanti akan mudah terprovokasi dan mudah digerakkan pada akasi massa yang berujung anarkis dan merugikan,” kata Kapolda.

Oleh karena itu Polda Jateng mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi dalam bermedia sosial. Tak mudah terhasut pada informasi yang belum terverifikasi, dan bersikap bijaksana akan mewujudkan daya tangkal terhadap konflik sosial.

“Mari kita buka kanal-kanal komunikasi untuk mempermudah masyarakat melakukan klarifikasi,” imbau jenderal bintang dua tersebut.

Dia juga menilai masyarakat perlu mematuhi protokol kesehatan dan tidak mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Bersama-sama masyarakat Polda Jateng akan mengdukasi tentang protokol kesehatan dan memberi teguran terukur pada setiap pelanggaran.

“Dengan edukasi tersebut kami berharap penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan, dengan giat-giat kampung siaga yang telah bantak terbetuk di seluruh Jateng,” pungkasnya.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut deklarasi ini sebagai cara Jateng menyelesaikan persoalan dengan memberikan ruang demokrasi dan aspirasi.

“Deklarasi ini adalah bagian dari cara Jateng untuk menyelesaikan persoalan, dari pemerintah dan pihak kepolisian juga sudah bersepakat untuk memperbaiki diri agar tidak ada kekerasan tapi juga harus ada peran dari masyarakat agar tidak ada provokasi, dengan begitu aksi berjalan damai,” jelasnya. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here