PURBALINGGA – Pernah ditahan ternyata tak membuat jera lelaki berinisial RAM (23), untuk melakukan aksi pencurian. Warga Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga itu kembali berurusan dengan polisi.

Dia ditangkap petugas dari Polsek Bukateja, Polres Purbalingga
karena kepergok warga diduga hendak mencuri kotak amal di masjid.

Sialnya, ketika aksinya dipergoki oleh warga, teman tersangka berinisial TG (17) malah kabur.

Peristiwa ini terjadi di Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Jumat (7/2/2020) dini hari.

Wakapolres PurbaIingga Kompol Widodo Ponco Susanto mengatakan, tersangka melakukan aksinya bersama dengan seorang temannya yang kabur saat dipergoki warga.

Tersangka datang ke lokasi berdua mengendarai sepeda motor. Kemudian salah satunya masuk ke dalam masjid dengan cara melompati tembok.

Selanjutnya berusaha mengambil kotak amal namun ketahuan oleh warga.

“Saat kepergok, berusaha kabur. Namun satu tersangka berhasil diamankan warga dan kemudian diserahkan ke polisi. Sedangkan satu lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang,” ujar Ponco dalam konferensi pers, Rabu (19/2).

Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti yaitu sepasang sandal warna hitam kombinasi putih, satu buah jaket yang digunakan tersangka saat beraksi.

Berdasarkan pemeriksaan ternyata tersangka merupakan residivis sejumlah kasus kejahatan.

“Tersangka yang diamankan pernah dihukum selama 6 bulan dalam kasus curanmor di Kejobong. Ia juga pernah dihukum 8 bulan karena kasus curanmor yang terjadi di parkiran belakang polres,” ucapnya

Tersangka saat ini sudah diamankan dan kepadanya dikenakan pasal 363 ke-3e, 4e, 5e KUHP Jo pasal 53 ayat (1) KUHP Subs Pasal 362 KUHP tentang percobaan pencurian dengan pemberatan.

Ancaman hukuman untuk tersangka maksimal 7 tahun dikurangi sepertiganya. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here