Pedagang beras di pasar tradisional. (net)

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan beras masih mencukupi kebutuhan warga hingga Lebaran 2020.

Hal ini ditegaskan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian setempat Edi Harsoyo.

“Meski Kota Pekalongan bukan wilayah produsen beras namun kami jamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok ini masih aman mencukupi kebutuhan warga hingga Lebaran 2020, bahkan beberapa bulan ke depan,” katanya di Pekalongan, Minggu (17/5/2020).

Ia mengatakan dengan jumlah penduduk 361 ribu jiwa, kebutuhan warga terhadap beras pada April 2020 dan Mei 2020 hanya mencapai 2,571 ton, padahal stok beras di lapangan sebanyak 2.828 ton.

“Ini menunjukkan ada kelebihan ketersediaan beras sehingga masyarakat tidak perlu khawatir adanya kelangkaan komoditas itu karena pasokan kebutuhan pangan, khususnya beras masih mencukupi,” katanya.

Menurut dia, pemkot terus melakukan pantauan ketersediaan beras, kebutuhan pokok lainnya dan harga komoditi menjelang Lebaran 2020 secara rutin setiap 2 kali dalam seminggu pada pedagang besar maupun eceran di pasar.

Meski saat wabah pandemi COVID-19 belum reda, kata dia, pemkot memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, terutama beras dijamin cukup.

“Saya jamin stok beras masih surplus hingga beberapa bulan ke depan sehingga tidak akan terjadi kelangkaan komoditi itu maupun kenaikan harga beras menjelang Lebaran 2020,” katanya.

Ia menambahkan ketersediaan beras untuk mencukupi kebutuhan warga setempat dipasok dari Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Pemalang. (Antara/why)

DPRD Kota Semarang Dirgahayu Republik Indonesia ke 75

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here