KUDUS – Sebanyak 212 anak yatim dari delapan desa di Kecamatan Bae, menerima santunan dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo dan istrinya, Mawar Hartopo, saat melakukan roadshow santunan anak yatim, Minggu (10/5/2020).

Hartopo menyampaikan, roadshow santunan anak yatim merupakan kegiatan yang telah dilakukannya sejak sebelum menjadi pejabat. Akan tetapi, tahun ini tampak berbeda. Dulu, sebelum pandemi terjadi, para anak yatim dikumpulkan untuk menikmati santapan buka bersama. Kali ini, ia bersama istri terjun langsung ke lapangan untuk membagikan santunan.

“Alhamdulillah, tahun ini bisa kita gelar lagi. Baik saya jadi pejabat maupun tidak, kegiatan roadshow ini terus dilakukan, karena sudah menjadi agenda rutin tiap tahun. Biasanya kita panggil untuk buka bersama, tapi kesempatan kali ini, saya dan istri terjun langsung. Jangan dilihat dari besar kecilnya, namun dari manfaatnya,” katanya.

Di sela-sela acara, Hartopo yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus mengingatkan pentingnya memakai masker dan menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik) saat berada di luar rumah. Mengingat, kasus positif Covid-19 menunjukkan tren kenaikan.

“Wajib pakai masker, ya. Anak-anak juga harus pakai, tidak hanya orang tua saja. Kemudian, jaga jarak supaya kita tidak mudah tertular virus ini,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan kepada kepala desa untuk segera membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Jogo Tonggo Jogo Warga, yang digagas Gubernur Jawa Tengah. Menurutnya, adanya Satgas Jogo Tonggo merupakan sebuah upaya untuk mengendalikan penyebaran Covid-19. Selain itu, warga yang baru pulang kampung dari zona merah dapat terdata dengan baik dan dilakukan karantina.

“Jangan lupa untuk pak kades agar segera membuat Satgas Jogo Tonggo. Kemarin sudah saya sosialisasikan ke para camat. Ini sangat baik untuk menekan laju penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (hms/why)

DPRD Kota Semarang Dirgahayu Republik Indonesia ke 75

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here