SEMARANG – PT Cipta Sari Arsonia (CSA) bekerjasama dengan para dokter pemeriksa kesehatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Jateng, menyiapkan aplikasi Sistem Pelayanan Elektronik dan Pelaporan Online (Simpel Pol).

Aplikasi Simpel Pol ini untuk mempermudah pelayanan kesehatan dalam memenuhi syarat pembuatan atau perpanjangan SIM.

Selain mempermudah pelayanan kepada masyarakat, aplikasi Simpel Pol juga diharapkan memberikan manfaat bagi Polda Jateng dalam melaksanakan fungsi pengawasan kepada para dokter yang bertindak atas nama Polri.

Direktur PT Cipta Sari Arsonia Darma Satriadi mengatakan, aplikasi Simpel Pol merupakan salah satu bentuk komitmen para dokter pemeriksa kesehatan SIM di Jateng untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Selain itu, katanya, sekaligus menjamin akuntabilitas kinerja kepada Polri dalam hal pelayanan pemeriksaan kesehatan calon pemohon SIM, yang menjadi salah satu syarat wajib saat mendaftar pembuatan atau perpanjangan SIM.

“Simpel Pol berawal dari niat kami untuk membantu para dokter pemeriksa kesehatan calon pemohon SIM dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempertanggungjawabkan kinerja para dokter kepada Polri. Jadi harapan kami, Simpel Pol dapat ikut berperan membantu dalam memberikan kemudahan dengan tidak meninggalkan ketentuan dalam proses pemeriksaan kesehatan bagi calon pemohon SIM,” katanya, Selasa (6/4/2021).

PT CSA juga melaksanakan koordinasi dengan Polda Jateng guna memastikan bahwa Simpel Pol dapat menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

“Salah satu tugas Polri adalah memberikan rekomendasi kepada dokter untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan calon pemohon SIM. Dengan aplikasi ini, PT CSA juga berharap dapat membantu Polri dalam melaksanakan evaluasi atas kinerja para dokter yang telah mendapatkan rekomendasi tersebut,” jelas Darma Satriadi.

Screening Kesehatan dari Rumah

Darma menjelaskan, salah satu kemudahan yang dapat dirasakan oleh pemohon SIM yakni, pemohon dapat melakukan screening kesehatan secara online atau mandiri.

“Jadi pemohon SIM dapat mendownload aplikasi Simpel Pol baik di Play Store maupun App Store. Kemudian melakukan registrasi. Setelah itu pemohon dapat melakukan screening kesehatan secara online,” ujarnya.

Setelah melakukan screening kesehatan secara online, selanjutnya calon pemohon SIM dapat menentukan jadwal pelayanan untuk proses validasi oleh dokter. Setelah itu, pemohon SIM akan mendapatkan surat keterangan elektronik.

“Surat keterangan elektronik yang sudah divalidasi oleh dokter itu yang nantinya digunakan untuk menjadi persyaratan permohonan perpanjangan atau pembuatan SIM,” ungkap Darma.

Berbagai Metode Pembayaran

Dharma mengungkapkan, aplikasi Simpel Pol juga menyediakan berbagai sistem pembayaran untuk masyarakat yang akan diperiksa kesehatan oleh Dokter.

“Pembayaran tes kesehatan pemohon SIM dapat dilakukan baik dari rumah secara online melalui aplikasi Simpel Pol ataupun dilakukan pembayaran manual, yakni membayar secara tunai pada saat proses validasi di dokter bersangkutan,“ tandasnya.

Berbagai metode ini merupakan upaya untuk menyediakan fasilitas pembayaran yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat. “Pembayaran online bahkan juga bisa dilaksanakan setelah masyarakat mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dari dokter,” tambahnya. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here