Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meminta sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota Jawa Tengah untuk dapat memberi ruang yang lebih kepada para pebisnis lokal.

Hal tersebut menurutnya, dapat melalui penyelenggaraan bazaar, pameran, atau juga ruang khusus di area masing-masing pusat perbelanjaan.

Dengan semakin banyak pebisnis lokal hadir di pusat perbelanjaan, maka potensi peningkatan valuasi dari bisnis yang sedang dirintis juga dapat semakin besar.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut saat meninjau kegiatan pameran ‘Semarang Lokal Market’ di Atrium Hall MG Setos Semarang, Rabu (5/5/2021).

Dalam kegiatan yang memamerkan produk-produk dari berbagai brand lokal Kota Semarang ini, Hendi sendiri mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam menginisiasi kegiatan tersebut.

Ia pun berharap kegiatan semacam itu bisa semakin banyak diselenggarakan pada pusat perbelanjaan lain yang ada di Kota Semarang.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang bisa diharapkan berkontribusi besar dalam membangkitkan ekonomi Kota Semarang saat ini. Dengan sentuhan-sentuhan kreatif, added value atau nilai tambah pada produk yang dihasilkan memiliki potensi yang besar untuk menggenjot laju pertumbuhan ekonomi. Sehingga harus didukung semua pihak,” tutur Hendi.

“Maka agar sektor ekonomi kreatif bisa berkembang lebih cepat, harus ada ruang yang lebih agar pasar dari produk-produk yang dihasilkan lebih terbuka lebar. Bisa dengan penyelenggaraan pameran seperti ini, atau bisa ada ruang khusus di department store yang didedikasikan untuk pengembangan brand-brand lokal dari Kota Semarang,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Hendi pun tidak menuntup kemungkinan untuk memberikan insentif pada pebisnis lokal, agar kemudian mendapat dukungan dari berbagai sisi agar dapat lebih cepat berkembang.

“Pemkot Semarang akan membuka jalur komunikasi dan fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan usaha lokal, baik itu dari sisi permodalan, pelatihan, pemasaran, atau bahkan juga keringanan pajak,” ungkap Hendi.

Kegiatan Semarang Local Market yang ditinjau Hendi itu diikuti sebanyak 68 tenan ekonomi kreatif, juga 26 musisi lokal untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Selain itu berbagai komunitas juga terlibat dalam penyelenggaran kegiatan, seperti komunitas penyedia second brand premium (thrifting), kuliner, hingga kerajinan tangan.

Kegiatan tersebut dibuka sejak 3 Mei 2021 hingga 9 Mei 2021, mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here