BREBES – Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2020 di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jateng, resmi ditutup. Seluruh rencana pekerjaan berhasil diselesaikan seratus persen dan tepat waktu.

Penutupan program ditandai dengan penyerahan laporan hasil pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 30 Juni 2020 dari Komandan Distrik Militer (Dandim) 0713/Brebes, yang diwakili oleh Kepala Staf, Mayor Inf Edwin Samma Baratiku kepada Bupati Brebes, Idza Priyanti, di aula Balai Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Brebes, Rabu (29/7/2020).

Penyerahan hasil karya TMMD ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2020, serta penandatanganan prasasti.

Bupati Idza menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya kepada TNI yang dibantu oleh Polri, dan masyarakat Desa Pengaradan saat pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II. Hasil TMMD, menurut Idza, sangat bermanfaat untuk mendukung kelancaran dan kesejahteraan warga Desa Pangaradan.

“Kesuksesan ini, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandas Idza.

Kepala Desa Pengaradan, Rumah Runda, juga bersyukur atas rampungnya TMMD karena ada perubahan signifikan, baik fisik maupun mental, di desanya. Ia mengisahkan kondisi desanya sebelum adanya program TMMD.

“Sebelumnya di pedukuhan Pilangsari jalannya itu tidak bisa dilewati. Sebelumnya bila ada ibu hamil yang mau melahirkan sangat susah untuk menuju ke Puskesmas, dan rumah sakit di Desa Pengaradan. Mereka harus menggunakan perahu dikarenakan kondisi jalan yang rusak dan becek saat turun hujan, sekarang tidak lagi,” tutur Kades Runda.

Runda juga menyampaikan terima kasihnya kepada para personel Kodim 0713/Brebes atas kesuksesan penyelenggaraan program TMMD.

“Saya, mewakili masyarakat dan warga mengucapkan rasa bangga dan senang di mana TMMD ini bisa mengubah suasana jalan yang tadinya jelek menjadi bagus dan sangat bermanfaat untuk warga Pengaradan khususnya,” ucapnya.

Adapun sasaran fisik yang berhasil diselesaikan, yakni pekerjaan peningkatan enam unit jalan terdiri dari Rabat Ton Sandsheet dengan total panjang 738 meter. Rinciannya, ruas I sepanjang 160 meter, lebar empat meter, dan tinggi 0,20 meter. Lalu, ruas II memiliki panjang 130 meter, lebar satu meter, setinggi 0,15 meter. Ruas III sepanjang 200 meter dengan lebar empat meter, dan tinggi 0,20 meter. Kemudian, Rabat Ton Sandsheet Ruas IV dengan ukuran panjang 228 meter, lebar empat meter, dan tinggi 0,20 meter. Sementara, ruas V dan VI dengan ukuran setiap ruasnya panjang 10 meter, lebar dua meter, dan tinggi 0,15 meter.

Tak hanya jalan, target TMMD Sengkuyung Tahap II yang berhasil diselesaikan tepat waktu adalah pembuatan talud dengan ukuran panjang 40 meter dan tinggi setengah meter, pengerjaan gorong-gorong drainase (plat duiker) selebar enam meter dengan panjang 1,2 meter, dam tinggi 0,20 meter. Ada pula pembuatan pos kamling berujuran dua kali tiga meter, serta renovasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). (hms/why)

DPRD Kota Semarang Dirgahayu Republik Indonesia ke 75

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here