SALATIGA – Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris mengingatkan peserta tes CPNS agar tidak mempercayai calo yang menjanjikan bisa menerima CPNS dengan cara yang tidak benar. Karena pelaksanaan tes selalu diawasi dan dicek oleh panitia.

“Mengerjakan soal harus dengan kemampuan sendiri, jangan pernah percaya adanya calo yang menawarkan bisa menjadi CPNS atau ASN dengan cara yang tidak benar. Peserta harus berusaha sendiri dengan kemampuan mereka sendiri,” kata Muh Haris saat meninjau pelaksanan tes bagi CPNS formasi Kota Salatiga tahun 2019, Sabtu (12/9/2020).

Haris juga berpesan kepada peserta tes untuk menjaga kesehatan, karena hal tersebut akan berpengaruh saat mengerjakan soal CAT.

“Stamina dan kesehatan memang dibutuhkan, harus prima karena situasi seperti saat ini. Sehingga peserta bisa mengerjakan soal dengan baik nantinya, tambah Haris.

Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Fakruroji menjelaskan, pelaksanaan tes CAT SKB diikuti oleh 533 orang peserta dan dilaksanakan selama dua hari yakni 12-13 September 2020 di lantai 4 Gedung Setda Pemerintah Kota Salatiga.

Peserta yang dinyatakan lulus dari ujian Kompetensi dasar, kemudian lolos mengikuti tes CAT Kompetensi Bidang (SKB) harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Mereka harus mengikuti protokol kesehatan yang dipersyaratkan. Mulai memakai masker, face shield, sarung tangan latex.

“Para peserta harus jaga jarak, memakai masker, face shield dan sarung tangan. Selaku panitia saya memprioritaskan keselamatan dan kesehatan. Kesehatan menjadi hal yang penting, termasuk tempat, jaga jarak, kebersihannya,” jelas Fakruroji.

Ia menegaskan, pelaksanaan tes ini CAT SKB menggunakan aturan yang ketat dan dilaksanakan dengan baik dan jujur.

“Untuk tes, pemerintah harus transparan, akuntabel dan tidak membedakan suku, agama dan gender dalam rekrutmen CPNS. Hasilnya juga langsung bisa dipantau melalui live streaming,” imbuhnya.

Sebagai informasi, CPNS formasi tahun 2019 akan mengisi 237 formasi, terdiri dari 92 orang tenaga pendidikan, 53 orang tenaga kesehatan dan 92 orang tenaga teknis.

Tes dijadwalkan dalam tiga sesi setiap hari, dengan rincian 85 orang per sesi. Sedangkan di sesi terakhir akan diikuti 74 peserta.

Panitia juga telah menyiapkan ruang khusus apabila ada peserta yang dijumpai memiliki suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius. Sebanyak 499 peserta mengikuti tes di Gedung Setda dan 34 peserta lainnya melaksanakan tes di luar Kota Salatiga. (hms/why)

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here