MAGELANG – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan pengecekan kesiapan Yon Armed 3/105 Tarik, di Markas Komando Batalyon Armed 3/105 Tarik, Magelang, Rabu (13/5/2020).

Hal itu dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan tugas operasi pengamanan perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL).

Pangdam menekankan kepada prajurit Yon Armed 3/105 Tarik agar nantinya kondusifitas wilayah perbatasan, khususnya pada aspek keamanan dan kehidupan masyarakat secara wajar dan normal harus dilaksanakan sesuai dengan kaidah hukum Internasional.

Sedangkan penyelesaian masalah sosial perlu dilakukan dengan pendekatan budaya dan adat istiadat setempat.

“Pahami adat istiadat dan kebiasaan masyarakat di daerah penugasan dengan berpedoman pada Delapan Wajib TNI. Pahami dan kuasai medan, serta situasi yang berlaku di daerah operasi dari kemungkinan terjadinya ancaman, untuk mengeliminir kerugian personel dan materiil,” kata Pangdam.

Di akhir amanat, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit agar tetap menjaga kesehatan dan selalu berserah diri kepada Tuhan YME dalam setiap kondisi apapun.

Sebagai informasi, Batalyon yang bermarkas di Magelang ini akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL. Tugas ini merupakan kali pertama yang diberikan ke Satbanpur.

Berbagai persiapan pun telah dilakukan, mulai dari latihan perorangan hingga latihan tingkat satuan.

Dalam persiapan tersebut, sebanyak 400 prajurit anggota Satgas telah menyelesaikan latihan pra tugas di tiga tempat berbeda yaitu Wonosegoro Kabupaten Boyolali, Kedungjati Kabupaten Grobogan dan Bancak Kabupaten Semarang. (Ars)

Selamat Hari Pahlawan

BERI TANGGAPAN

Please enter your comment!
Please enter your name here