JATENGEKSPOS.COM – Maskapai Citilink menambah frekuensi penerbangan pada rute Semarang-Jakarta pulang-pergi (PP) melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Mulai Agustus 2026, Citilink melayani rute tersebut hingga 21 penerbangan per minggu atau tiga penerbangan setiap hari.
Penambahan frekuensi ini memberikan lebih banyak pilihan waktu penerbangan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antara Semarang dan Jakarta, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, wisata maupun aktivitas lainnya.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas udara antara Jawa Tengah dan Jakarta.
“Penambahan frekuensi penerbangan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat konektivitas udara antara Kota Semarang dan Jakarta, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat,” ujar Sulistyo, Sabtu (22/8/2026).
Jadwal Citilink Jakarta-Semarang
Untuk penerbangan dari Jakarta (CGK) menuju Semarang (SRG), Citilink menyediakan tiga pilihan jadwal keberangkatan, yakni pukul 11.25 WIB, 14.55 WIB, dan 18.40 WIB.
Pesawat dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang masing-masing pada pukul 12.35 WIB, 16.05 WIB, dan 19.50 WIB.
Sementara itu, untuk penerbangan dari Semarang (SRG) menuju Jakarta (CGK), tersedia jadwal keberangkatan pukul 13.30 WIB, 16.35 WIB, dan 20.20 WIB.
Pesawat dijadwalkan tiba di Jakarta masing-masing pada pukul 14.45 WIB, 17.30 WIB, dan 21.35 WIB.
“Dengan adanya tambahan frekuensi ini, masyarakat memiliki lebih banyak alternatif waktu penerbangan sehingga dapat menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan masing-masing,” kata Sulistyo.
Perkuat Konektivitas Jawa Tengah
Menurut Sulistyo, peningkatan frekuensi penerbangan juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata di Jawa Tengah.
Semarang dinilai memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pemerintahan, bisnis, pendidikan, dan pariwisata di Jawa Tengah. Karena itu, peningkatan konektivitas udara dengan Jakarta menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat dan dunia usaha.
“Kami berharap tambahan penerbangan ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan aksesibilitas serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Dengan tambahan frekuensi tersebut, pengguna jasa Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kini memiliki lebih banyak pilihan waktu penerbangan menuju Jakarta maupun sebaliknya.
Penambahan frekuensi penerbangan Citilink ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan konektivitas udara di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.(rd)











