Dinkes Kota Semarang Ingatkan Bahaya Kolesterol Tinggi, Bisa Picu Stroke dan Serangan Jantung

Dinkes Kota Semarang Ingatkan Bahaya Kolesterol Tinggi, Bisa Picu Stroke dan Serangan Jantung
Dinkes Kota Semarang Ingatkan Bahaya Kolesterol Tinggi, Bisa Picu Stroke dan Serangan Jantung
A-AA+A++

JATENGEKSPOS.COM — Dinas Kesehatan Kota Semarang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kolesterol tinggi karena dapat memicu berbagai penyakit serius, mulai dari hipertensi hingga serangan jantung dan stroke.

Edukasi tersebut disampaikan melalui kampanye kesehatan yang diunggah melalui media sosial resmi Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dalam materi kampanye itu dijelaskan bahwa kolesterol sebenarnya merupakan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membantu berbagai fungsi organ. Namun, jika jumlahnya berlebihan, kolesterol dapat menumpuk di pembuluh darah dan membentuk plak yang menghambat aliran darah.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau arteri yang kemudian meningkatkan risiko hipertensi, stroke, hingga penyakit jantung.

Selain itu, tingginya kadar kolesterol juga sering dikaitkan dengan obesitas akibat pola makan tidak sehat serta kurangnya aktivitas fisik sehari-hari.

Dinkes Kota Semarang menegaskan bahwa kolesterol tinggi tidak hanya menyerang orang dengan berat badan berlebih. Orang bertubuh kurus pun tetap memiliki risiko apabila menjalani pola hidup yang tidak sehat.

Melalui kampanye tersebut, masyarakat diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi konsumsi makanan berlemak dan gorengan, memperbanyak makan buah dan sayur, serta rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari.

Masyarakat juga dianjurkan menghentikan kebiasaan merokok, membatasi konsumsi alkohol, dan mengelola stres dengan baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain perubahan gaya hidup, pemeriksaan kesehatan secara rutin juga dinilai penting untuk memantau kadar kolesterol sehingga risiko penyakit kardiovaskular dapat dicegah sejak dini.

Dinas Kesehatan Kota Semarang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kadar kolesterol terus meningkat agar kualitas hidup tetap sehat dan risiko penyakit berbahaya di masa mendatang dapat diminimalkan. (*)