JATENGEKSPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membuka lowongan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pengisian jabatan tersebut yakni untuk mengisi jabatan Direktur Teknik (Dirtek) pada PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dan jabatan Direktur PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS).
Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Widodo menyambut baik adanya lowongan direksi tersebut. Apalagi, dengan kekosongan jabatan bisa terisi secara definitif, maka bisa meningkatkan kinerja masing-masing BUMD tersebut.
Joko Widodo mengatakan Direktur BPS sebaiknya dari profesional yang memiliki pengalaman karir di bisnis infrastruktur telekomunikasi, di mana salah satu fokus bisnis BPS adalah mengelola infrastruktur telekomunikasi di Kota Semarang.
“Kami berharap direktur BPS juga punya kemampuan manajerial bisnis sehingga bisa menata bisnis yang sudah berjalan di BPS yang semula merugi bisa menguntungkan sehingga berkontribusi untuk PAD Kota Semarang,” kata Joko, Kamis (11/6/2026).
Sedangkan untuk Dirtek PDAM, Joko mengaku mendukung pemkot untuk mencari calon direktur di seluruh PDAM yang ada di kota-kota besar.
Pihaknya memberikan beberapa usulan untuk kriteria pengalaman dan keahlian teknis untuk jabatan Dirtek ini.
Beberapa usulannya, seperti memiliki pengalaman manajerial dengan minimal pengalaman kerja 5 tahun di bidang manajerial di bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tingkat kota besar/ metropolitan.
Kemudian, calon Dirterk sebaiknya memiliki Sertifikat Kompetensi Manajemen Air Minum tingkat Madya bidang Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi dan berlisensi BNSP.
“Kemudian yang paling penting adalah tidak berafiliasi ke partai politik,” tandasnya.










