JATENGEKSPOS.COM – Prestasi membanggakan diraih Tim Journalist Nusa dari SMK Ma’arif NU 01 Limpung dalam ajang Lomba Video Pendek yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pilus Universitas Semarang (USM).
Tim Journalist Nusa berhasil keluar sebagai juara pertama dalam kompetisi yang menjadi bagian dari kegiatan The Mindverse 2026 tersebut. Perlombaan berlangsung di Auditorium Ir. Widjatmoko USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Senin (24/8/2026).
Keberhasilan tersebut diraih oleh lima anggota Tim Journalist Nusa, yakni Galih Permana, Rafi Akhmad Naufal, Ahmad Akmal Azmy, Febri Maulana Supriyanto, dan Linda Taza Khoirina.
Posisi juara kedua diraih Tim Canvas dari SMK Kanisius Ungaran. Tim tersebut beranggotakan Cylla Dwi Damayanti, Athaya Sinathrya Fahrezza, Andira, Liu Boy Frans Rafael Sitanggang, dan Muhammad Rizal Yahya.
Sedangkan juara ketiga diraih Tim Malhikone dari Madrasah Aliyah Al Hikmah 1 Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes. Tim ini terdiri atas Fikri Pabyano Cahya, M. Sya’ban Dzulkahfi, Wafiah Ashfahani, Keyla Azzahra, dan Yanuar Izzul Muttaqin.
Ketua Umum UKM Pilus USM, Najwa Yumna Salsabila, mengatakan The Mindverse 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi video pendek, tetapi juga seminar yang membahas pentingnya kesehatan mental bagi remaja.
“Lomba video pendek diikuti lima kelompok dari perwakilan SMA, SMK, dan sederajat,” ujar Najwa.
Selain perlombaan, seminar dalam kegiatan tersebut diikuti 38 peserta dengan menghadirkan Muhammad Rafli dari Novo Club sebagai narasumber.
Najwa menjelaskan, lomba video pendek digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan, emosi, serta kesehatan mental.
Sementara seminar ditujukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental.
“Tujuan lomba video pendek adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan, emosi, dan kesehatan mental. Adapun tujuan seminar untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya kesehatan mental,” katanya.
Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk belajar, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun lingkungan yang aman dan saling menghargai.
Menurutnya, The Mindverse 2026 bukan hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang bagi remaja untuk mengenali dan memahami emosi mereka.
“Kegiatan The Mindverse 2026 hadir bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai ruang aman bagi generasi muda untuk mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi remaja melalui karya kreativitas,” ujarnya. (rd)










