JATENGEKSPOS.COM – Pemerintah Kota Semarang memperkuat dukungannya terhadap PSIS Semarang yang akan menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dukungan tidak hanya diarahkan pada kesiapan fasilitas, tetapi juga penguatan sinergi antara pemerintah, klub, pemain, dan suporter.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan, Pemkot Semarang akan mengidentifikasi sejumlah fasilitas yang dapat dioptimalkan untuk menunjang kebutuhan PSIS sebagai homebase selama kompetisi.
Hal itu disampaikan Agustina dalam Gala Dinner bersama PSIS Semarang yang berlangsung di Hall Balai Kota Semarang, Rabu (2/9) malam.
Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen dan tim pelatih, 29 pemain PSIS, Forkopimda Kota Semarang, legenda klub, serta perwakilan suporter.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina menyampaikan bahwa keberadaan PSIS memiliki arti penting bagi masyarakat Kota Semarang. Menurutnya, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu bukan sekadar tim sepak bola, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan warga.
“Kami seluruh komponen Kota Semarang ada bersama PSIS Semarang. Jadi harus semangat dan menang ya, harus kembali masuk ke Liga 1,” ujar Agustina.
Sebagai bentuk dukungan, Agustina meminta jajaran Pemkot Semarang menghitung dan mengidentifikasi fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas PSIS.
Ia menegaskan dukungan tersebut tetap akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan serta mekanisme pengelolaan aset milik pemerintah daerah.
“Saya minta dihitungkan fasilitas apa saja yang bisa kita optimalkan untuk PSIS. Kita ingin memberikan dukungan yang terbaik, tentunya dengan tetap mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku,” katanya.
Menurut Agustina, dukungan fasilitas diharapkan dapat membantu PSIS mempersiapkan diri secara lebih baik dalam menghadapi persaingan Liga 2. Namun, perjuangan menuju Liga 1 tidak hanya membutuhkan kesiapan tim, melainkan juga dukungan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak warga Kota Semarang untuk memberikan dukungan langsung dengan memadati Stadion Jatidiri ketika PSIS menjalani pertandingan pembuka melawan PSPS Pekanbaru pada 11 September 2026.
Ajakan tersebut juga ditujukan kepada jajaran Forkopimda, perangkat daerah, komunitas, serta kelompok suporter.
“Mari kita ramaikan Jatidiri. Dukung PSIS dengan cara yang baik, beli tiket melalui jalur resmi, dan berikan semangat kepada para pemain. Kita ingin PSIS kembali ke Liga 1 dan kita dukung bersama-sama,” tutur Agustina.
Ia berharap atmosfer positif dari tribun Stadion Jatidiri dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain PSIS sepanjang kompetisi.
Sementara itu, pemilik PSIS Semarang Faris Julinar menyambut positif dukungan yang diberikan Pemkot Semarang. Ia menilai perhatian pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting bagi PSIS untuk menatap musim kompetisi yang baru.
“Ini salah satu bentuk dukungan yang luar biasa dari Ibu Wali Kota dan seluruh masyarakat Kota Semarang untuk PSIS Semarang. Kami mengucapkan terima kasih karena sejak musim lalu hingga persiapan kompetisi baru ini, PSIS selalu mendapat energi dan dukungan yang sangat positif,” ungkap Faris.
Faris berharap dukungan tersebut dapat semakin meningkatkan motivasi manajemen, tim pelatih, dan pemain untuk bekerja keras sepanjang musim.
Sinergi antara Pemkot Semarang, PSIS, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk membawa Laskar Mahesa Jenar kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(rd)










