JATENGEKSPOS.COM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Jawa Tengah (Jateng) periode 2026-2030 digelar pada Sabtu (27/6/2026) di Gumaya Hotel Semarang.
Musda yang dihadiri seluruh anggota IKADIN ini, Dr Aan Tawli SH,MH kembali terpilih menjadi Ketua Ikadin DPD Jawa Tengah.
Ketua Musda Ikadin Jateng ke VI, Dr Mursito mengatakan ada 20 DPC se Jawa Tengah yang memiliki hak suara dalam Musda kali ini.
“Yang punya hak suara adalah perwakilan 20 DPC se Jateng, dan yang hadir satu suara Ketua DPD Definitif, sesuai AD/ART, sehingga Aan Tauli terpilih kembali,” kata Mursito.
Ia mengatakan, setelah ketua baru terpilih maka diberikan kesempatan selama satu bulan untuk membentuk formatur utusan DPC untuk membentuk kepengurusan baru masa bhakti 2026-2030.
“Formatur itu terdiri dari utusan DPC yang diwakili DPC Pekalongan, Dr Mursito, Dalhar dan Edi Mulyono untuk membentuk kepengurusan baru.” tuturnya.
Ia menyebut bahwa Aan Tawli terpilih dengan memperoleh suara terbanyak. Dari 20 perwakilan DPC Ikadin, sebanyak 14 perwakilan memberikan suara mereka.
“Ini merupakan periode kedua Aan Tawli untuk memimpin kembali para advokat yang tergabung di IKADIN Jateng,” ujarnya.
Setelah musyawarah ini IKADIN Jateng tetap solid berintegritas dan profesional meski dinamika dalam Musda terjadi perbedaan setelah berakhirnya perhelatan demokrasi dalam berorganisasi.
Sementara itu, Ketua DPC Ikadin Banjarnegara Happy Kurniawan SH., saat di konfirmasi mengungkapkan bahwa Musda digelar untuk kembali mengaktifkan organisasi DPD IKADIN Jateng,
“Komunikasi dengan para DPC se Jateng saja selama ini ada sekat sekat dalam berkomunikasi,” terangnya.
Menyikapi hal tersebut maka Ketua DPD menyadari dan akan memperbaiki cara berkomunikasi dan akan melibatkan DPC dalam pendidikan profesi advokat sehingga Anggota DPC akan berkembang dan menambah dalam rekruitmen keanggotaan.
“Nanti komunikasi diperbaiki dan melibatkan DPC dalam rapat-rapat DPD, PKA ( Pendidikan Kemahiran Advokat) didekatkan dan melibatkan dengan DPC, adanya pelatihan paralegal, dengan adanya digitalisasi dapat mengefisiensikan semua,” tegas Happy.
Happy juga menambahkan, bahwa ketua terpilih diberikan waktu untuk pembentukan pengurus DPD Jateng yang lebih efektif dari sebelumnya, dan melibatkan unsur DPC seJateng.
Happy mengatakan hasil pemilihan sudah terpilih Aan Tawli SH., MH sebagai Ketua DPD Ikadin Jawa Tengah untuk empat tahun kedepan, dalam periode ke duanya. Sampai terlaksananya Musyawarah Daerah Ikadin Jateng ke VI diharapkan bisa memperkokoh soliditas, profesionalitas dan tetap kondusif.
Sementara itu. Sekretaris DPC Ikadin Banjarnegara Supriyadi, SH juga mengungkapkan, bahwa saat ini hukum di Indonesia sangat luar biasa perkembangannya diera digitalisasi.
“Sehingga, pengurus baru nantinya memiliki beban yang sangat tinggi untuk menjunjung tinggi hukum termasuk sosok ketua terpilih sebagai pelindung bagi profesi yang sangat rentan dan beresiko.
“DPD Ikadin Jateng selayaknya memberi bantuan gratis bagi anggota yang bermasalah dengan hukum dalam menjalani profesi, Aan Tawli adalah seorang Advokat juga akademisi yang sudah pasti paham akan profesi pengacara yang rentan. Kami berharap ketua dapat memberi perlindungan bagi anggota dan pelibatan DPC dalam Pendidikan profesi tidak dimonopoli DPD,” tandasnya.








