Tarik Tunai Tanpa Kartu di Livin’ by Mandiri Kini Berbayar Mulai 15 Juli

A-AA+A++

JATENGEKSPOS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mulai memberlakukan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mulai 15 Juli 2026. Layanan yang sebelumnya gratis itu kini dikenakan tarif Rp500 per transaksi.

Kebijakan tersebut diumumkan Bank Mandiri melalui laman resminya. Informasi biaya akan ditampilkan kepada nasabah pada halaman konfirmasi sebelum token tarik tunai diterbitkan.

“Mulai 15 Juli 2026, tarik tunai tanpa kartu melalui Livin’ by Mandiri dikenakan biaya sebesar Rp500 per transaksi,” tulis Bank Mandiri dalam pengumumannya.

Pihak bank menjelaskan biaya transaksi juga dapat dilihat setelah token berhasil dibuat, baik pada halaman hasil transaksi, daftar token, notifikasi inbox, maupun fitur Share Token di aplikasi.

Menurut Bank Mandiri, penyesuaian tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan digital agar tetap cepat, aman, dan andal bagi nasabah.

Selain layanan tarik tunai tanpa kartu, Bank Mandiri juga mengumumkan penyesuaian biaya top up GoPay yang mulai berlaku pada tanggal yang sama.

Biaya administrasi top up GoPay melalui seluruh kanal Bank Mandiri, seperti ATM, Livin’ by Mandiri, Mandiri Cash Management (MCM), hingga kanal layanan lainnya, naik dari Rp1.000 menjadi Rp1.200 per transaksi.

Bank Mandiri menjelaskan kenaikan tersebut dilakukan menyusul adanya perubahan mekanisme dari penyedia layanan.

Nasabah nantinya dapat melihat biaya administrasi secara otomatis pada layar konfirmasi sebelum transaksi diproses. Biaya tersebut akan langsung dipotong bersamaan dengan nominal top up yang dilakukan.

Bank Mandiri memastikan kebijakan baru ini berlaku mulai 15 Juli 2026 hingga terdapat pemberitahuan atau perubahan kebijakan selanjutnya.(rd)