JATENGEKSPOS.COM – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Kota Semarang menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menata organisasi di tingkat kecamatan.
Musancab digelar di Hotel MG Setos, Sabtu (5/9/2026), dengan agenda utama memilih Ketua DPAC PKB di masing-masing kecamatan se-Kota Semarang.
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Semarang yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang, H. Ma’ruf, S.Pd.I, mengatakan Musancab memiliki posisi penting dalam keberlangsungan organisasi PKB.
Menurutnya, forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang pemilihan kepemimpinan di tingkat kecamatan, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, penataan organisasi, sekaligus menentukan arah kerja PKB ke depan.
“Musancab ini merupakan forum organisasi yang sangat penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, penataan organisasi, serta menetapkan kepemimpinan dan arah kerja PKB di tingkat kecamatan,” ujar Ma’ruf.
Ia berharap melalui Musancab, kepengurusan PKB di tingkat kecamatan semakin tertata dan memiliki arah kerja yang jelas.
Karena itu, Ma’ruf mengingatkan seluruh peserta agar menjalankan proses musyawarah dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan organisasi, serta menjaga persaudaraan antarkader.
Setiap keputusan, lanjutnya, diharapkan lahir melalui mekanisme musyawarah dan tetap berpedoman pada AD/ART serta ketentuan organisasi PKB.
“Kami mengajak seluruh peserta Musancab untuk mengikuti persidangan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan musyawarah, menjaga persaudaraan, serta menjunjung tinggi AD/ART dan ketentuan organisasi Partai Kebangkitan Bangsa,” katanya.

Dorong Regenerasi Kepemimpinan
Selain konsolidasi dan penataan organisasi, Musancab DPAC PKB Kota Semarang juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Mayoritas pengurus tingkat kecamatan yang terlibat merupakan kader muda dari kalangan Generasi Z dengan usia maksimal 35 tahun.
Namun, PKB tetap memberikan ruang bagi kader berusia lebih dari 35 tahun sepanjang memiliki ketokohan dan dinilai mampu memberikan kontribusi bagi organisasi.
Menurut Ma’ruf, keberadaan kader muda dan senior di dalam kepengurusan diharapkan dapat menciptakan sinergi. Kader muda membawa energi serta gagasan baru, sementara kader yang lebih senior dapat memberikan pengalaman dan ketokohan untuk memperkuat organisasi.
“Artinya, kader muda didampingi kader senior sehingga bisa saling bersinergi untuk membesarkan PKB ke depan,” ujarnya.
Komposisi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen PKB Kota Semarang dalam mendorong regenerasi kepemimpinan tanpa meninggalkan pengalaman dan peran kader senior.

Dihadiri Tokoh dan Pengurus PKB
Musancab DPAC PKB Kota Semarang turut dihadiri Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah sekaligus Mustasyar DPC PKB Kota Semarang, Muh Mahsun, Ketua Dewan Syuro PKB Kota Semarang KH Sholahuddin Sodaqoh, serta Sekretaris Dewan Syuro Dr. KH Amin Farih, M.Ag.
Hadir pula anggota DPR RI dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Tengah I H. Fauqi Hapidekso.
Sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kota Semarang juga hadir, di antaranya H. Sodri, Gumilang Febriyansyah, dan Syaiful Bahri.
Turut hadir Sekretaris DPC PKB Kota Semarang Syahrul Qirom, Bendahara DPC PKB Kota Semarang Indri Budiati, serta para kiai dan tokoh masyarakat Kota Semarang.
Kehadiran jajaran pengurus, anggota legislatif, kiai, dan tokoh masyarakat tersebut turut memperkuat semangat konsolidasi dalam penataan organisasi PKB di tingkat kecamatan.
Hasil Musancab Diserahkan kepada DPW PKB Jawa Tengah
Usai seluruh rangkaian Musancab selesai, Ketua DPC PKB Kota Semarang Ma’ruf, didampingi jajaran pengurus, menyerahkan berkas hasil Musancab kepada DPW PKB Jawa Tengah yang diwakili Muh Mahsun, yang juga menjabat Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah.

Penyerahan berkas tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut hasil Musancab sekaligus proses administrasi organisasi setelah pemilihan kepengurusan DPAC PKB di tingkat kecamatan.
Dengan selesainya Musancab, kepengurusan PKB di tingkat kecamatan diharapkan dapat segera menjalankan tugas dan memperkuat konsolidasi di masing-masing wilayah.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan PKB Kota Semarang untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Ma’ruf berharap kepengurusan yang terbentuk dapat bekerja secara solid, membangun sinergi antara kader muda dan senior, serta semakin dekat dengan masyarakat di wilayah masing-masing.(rd)











